Langkah Mengontrol Emosi Pada Pasangan

Memulai berkaitan dengan seorang tanda Anda harus siap sama terima semua kekurangan dan kelebihannya. Tapi, kerap seorang mudah marah dan bersedih pada sikap pasangannya. Lalu, apa sih sebagai pemicunya, dan bagaimana ya, cara mengatur emosi pada pasangan?

Langkah Mengontrol Emosi Pada Pasangan

Baca Juga : Kalung Berlian Mewah The Palace

Menurut sebuah artikel yang dimuat di PsychCentral, dalam sebuah hubungan, emosi seringkali ada sebagai reaksi karena Anda tidak mendapat apa yang diharap atau berharap dari pasangan. Ini bisa berupa apa, baik kepentingan fisik, emosional, atau hal lainnya.

Tetapi, menyanggaknya rasa amarah dan emosi sampai pada akhirannya capai pucuk biasanya diawali dengan ada denial atau menolak akui bukti yang terjadi dalam hubungan.

Misalnya, Anda menolak akui bila apa yang telah dilaksanakan oleh pasangan membuat Anda bersedih sampai Anda diamkan hati bersedih itu terpendam di dalam diri Anda untuk saat lama. Dengan begitu, Anda menolak untuk temui hati Anda dan akui kepentingan Anda dari pasangan.

biasanya dikerjakan dengan kemauan bila tanpa perlu disebutkan, pasangan akan ketahui apa yang Anda alami. Anda berharap pasangan lebih peka pada hati yang Anda punya, saat Anda sendiri tidak mau akui.

Sampai, lama-lama hati bersedih itu makin menumpuk sampai Anda tidak kuat kembali sementara yang pasangan tahu, Anda baik saja.

Inilah sebagai pemicu Anda jadi mudah marah dan tidak bisa mengatur emosi pada pasangan karena kekesalan yang terpendam sudah berlarut. Tapi, tahukah Anda bila hal itu bisa diatasi jika Anda kenali bagaimana tips dan trik mengatur emosi pada pasangan?

Mengatur emosi pada pasangan artinya Anda dan pasangan bisa sama mengungkapkan hati-perasaan yang Anda punya pada pasangan, murah hati bahagia dan sukai atau perasaan sedih dan bersedih. Untuk lakukan, Anda bisa turuti tutorial mengatur emosi pada pasangan berikut di bawah ini.

Sebelum berikan hati Anda pada pasangan, Anda harus ketahui terlebih dahulu apa yang Anda alami. Apakah benar bila hati bersedih yang Anda punya itu bermula dari pasangan? Atau justru hati itu ada atas kemauan yang Anda punya pada pasangan?

Dibandingkan marah-marah, semestinya coba untuk mengatur emosi pada pasangan dengan membahas apa yang Anda alami. Cari saat yang cocok untuk membahasnya. Ini seperti ini paling nyaman jika diulas saat Anda dan pasangan sedang pada kondisi hati yang baik.

Ulas dengan pasangan Anda hati-perasaan yang Anda punya secara terbuka. Beri dengan polos tanpa memojokkan dan dengan kondisi di mana Anda ingin mencari jalan keluar hati-perasaan negatif yang Anda punya pada pasangan.

Dengan mengendalikan diri dan mengulasnya bersama dengan pasangan, Anda peluang merasakan ‘jalan tengah’ dari dalam hati yang Anda punya tanpa perlu emosi pada pasangan.

Beri hati Anda dengan polos, tetapi dengan bahasa yang baik dan enak didengar. Satu diantaranya cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatur emosi pada pasangan adalah tidak menggunakan kalimat yang memojokkan atau menuntut pasangan.

Misalnya, jika Anda terasa bersedih atau sedih dengan satu perihal yang telah dilaksanakan oleh pasangan Anda. Beri hati itu dengan menunjukkan bila Anda sedih pada hal tersebut, tidak pada pasangan Anda. Ungkapkan bila hal tersebut tidak ada, Anda akan terasa lebih bagus.

Ini membuat pasangan Anda lebih mudah ketahui apa yang dapat membuat Anda sukai dan apa yang membuat Anda bersedih. Ini sebagai satu diantaranya cara mengatur emosi pada pasangan Anda karenanya cara ini, Anda juga usaha mengomunikasikan apa yang Anda alami.

Saat Anda mulai terasa sedih, beri jeda waktu pada diri Anda sendiri sebelum mengungkapkan apa yang Anda rasakan pada pasangan. Ini betul-betul membantu dalam mengatur emosi yang Anda rasakan pada pasangan. Hindari berbicara pada kondisi hati sedang ‘panas’ terbakar emosi.

Mengapa hal tersebut harus dijauhi? Karena saat marah, Anda kemungkinan mengungkapkan kalimat kasar atau kalimat jahat yang sebenarnya tidak ingin Anda katakan. Oleh karena itu, dibandingkan Anda menyesali kata yang terlanjur keluar mulut Anda, semestinya beri jeda waktu, mengambil napas yang panjang, dan jernihkan pertimbangan terlebih dahulu.

Tidak cuma berikan apa yang Anda rasakan, dalam berdialog untuk mengatur emosi dan amarah pada pasangan, Anda juga harus turut dengar apa yang ingin disebutkan oleh pasangan Anda.

Saat dengar, Anda harus usaha memproses dengan baik apa yang disebutkannya, dan ikut ketahui apa yang dirasanya. Hindari cari kesalahan pada suatu hal yang disebut pasangan Anda, karena hubungan itu tidak cuma terpusat pada diri Anda, tetapi juga pada pasangan Anda. Sampai, akan lebih baik jika terjadi komunikasi dua arah di dalamnya.

Satu diantaranya cara baik mengatur emosi dengan pasangan bisa dikerjakan dengan terhubung secara fisik. Jika sedang marah atau sedih, coba untuk merangkulnya atau menyentuhnya, karena hal itu peluang membantu turunkan amarah yang Anda punya.

Ini berlaku pada aktivitas seksual bersama dengan pasangan. Umumnya, lelaki terasa hubungan seks adalah bentuk dari penyelesaian persoalan yang dimilikinya. Sampai lelaki bisa turunkan amarahnya dengan kerjakan hubungan seksual dengan pasangan.

Walaupun hal tersebut tidak selama-lamanya sama efeknya pada wanita, tapi ini terhitung ke satu diantaranya hal yang dapat membantu turunkan amarah dan emosi yang terjadi pada suatu hubungan.