Kena PHK? Begini Cara Menghitung Pesangonnya

Perhitungan pesangon karyawan terus yang kena PHK mampu jadi kabar yang berarti kala ini. Dikarenakan di jaman pandemi ini, berlimpah corporate yang masih berjuang secara ekonomi.
Supaya tak ayal bila sekarang ini masih terdapat corporate-corporate yang jalankan PHK pada karyawan tetapnya lantaran situasi ekonomi corporate yang masih belum membaik.

Adapun ketetapan itu sudah tertuang didalam Aturan Pemerintah Nomor 35 Tahunan 2021 terkait Perjanjian Kerja Sementara Eksklusif, Alih Kekuatan, Sementara Kerja dan Selagi Istirahat, dan Pemutusan Interaksi Kerja. Di dalam pasal 40 ayat 1 PP itu menyebutkan bahwa apabila berlangsung Phk, maka pengusaha harus membayar pesangon dan uang penghargaan jaman kerja.

Pasal 40
(1) Di dalam hal berlangsung Pemutusan Interaksi Kerja, Pengusaha mesti membayar uang pesangon dan/atau uang penghargaan era kerja, dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.

Lalu di dalam Ayat 2 dijelaskan secara rinci tentang jumlah uang pesangon yang diwajibkan didalam Ayat 1. Dikatakan bahwa perhitungan pesangon PHK didasarkan terhadap jaman kerja karyawan.

Berikut perhitungan pesangon PHK disesuaikan lama atau era kerja karyawan:
– Era kerja tidak cukup berasal dari 1 th era kerja : 1 bulan gaji

– Era kerja 1 tahunan atau lebih, tetapi tidak cukup berasal dari 2 th era kerja : 2 bulan gaji

– Era kerja 2 year atau lebih, namun tidak cukup berasal dari 3 year jaman kerja : 3 bulan gaji

– Era kerja 3 th atau lebih, namun tidak cukup berasal dari 4 year jaman kerja : 4 bulan gaji

– Jaman kerja 4 tahunan atau lebih, tetapi tidak cukup berasal dari 5 year era kerja : 5 bulan gaji

– Jaman kerja 5 th atau lebih, tetapi tidak cukup berasal dari 6 tahunan era kerja : 6 bulan gaji

– Era kerja 6 th atau lebih, tetapi tidak cukup berasal dari 7 year era kerja : 7 bulan gaji

– Era kerja 7 th atau lebih, tetapi tidak cukup berasal dari 8 th era kerja : 8 bulan gaji

– Era kerja 8 th atau lebih jaman kerja : 9 bulan gaji

Wajib dicatat bahwa UU Cipta Kerja menerangkan komponen gaji/upah pesangon pemutusan hubunga kerja yang diberikan mencakup gaji pokok dan juga tunjangan terus untuk karyawan dan keluarganya.

Tak hanya tersebut, terhadap pasal 40 ayat 3 juga dijelaskan soal jumlah uang penghargaan era kerja, perhitungannya mengenakan jumlah era kerja juga. Mulai berasal dari jaman kerja 3 tahunan atau lebih tapi tidak cukup berasal dari 6 year beroleh 2 bulan upah.

Lantas jaman kerja 6 th atau lebih namun tidak cukup berasal dari 9 th memperoleh 3 bulan upah. Lalu, era kerja 9 year atau lebih namun tidak cukup berasal dari 12 year beroleh 4 bulan upah. Paling maksimal jaman kerja 24 year atau lebih memperoleh 10 bulan upah.

Kalau ditotal bersama dengan perhitungan jumlah uang pesangon dan uang penghargaan era kerja paling maksimal, pekerja yang di-phk mampu memperoleh 19 kali gaji. Tersedia 9 kali gaji berupa pesangon, dan 10 kali gaji sebagai penghargaan jaman kerja.

Demikian perhitungan pesangon karyawan terus yang kena Phk. Semoga berfungsi.

Sumber: Detik Finance