Intip Besaran Gaji Pelayaran di Indonesia

Gaji Pelayaran Lengkap dengan Tunjangannya

Di Indonesia, gaji pelayaran tergolong cukup tinggi dengan tunjangan dan fasilitas yang menarik. Profesi ini cukup mendapatkan perhatian dari pemerintah dikarenakan tuntutan pekerjaan dan lingkungannya yang tidak mudah. Peraturan tentang gaji pelayaran di Indonesia sendiri tercantum pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 2 Tahun 2019. Tentang Komponen Biaya dan Pendapatan yang Diperhitungkan dalam Penyelenggaraan Angkutan Kewajiban Pelayanan Publik Bidang Angkutan Laut untuk Penumpang Kelas Ekonomi.

Dalam ketetapan tersebut, besaran gaji pelayaran di Indonesia beserta tunjangannya cukup besar daripada pekerjaan lain. Berikut ini adalah daftar besaran gaji pelayaran di Indonesia: 

1. Gaji Pokok

Gaji pokok adalah biaya imbalan kepada nakhoda dan anak buah kapal sesuai pangkat dan golongan pegawai. Berikut adalah rinciannya:

2. Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah tambahan pendapatan untuk nakhoda dan anak buah kapal secara teratur dan tidak terkait kehadiran atau pencapaian prestasi kerja. Tunjangan ini merupakan kombinasi dari tunjangan anak, istri atau suami, peralihan, dan penyesuaian. Formulasinya sesuai dengan rentang kelas jabatan. Berikut adalah rinciannya:

 

3. Tunjangan Komando

Tunjangan ini pemerintah memberikan khusus kepada nahkoda dan anak buah kapal yang menempati jabatan spesifik di atas kapal. Di antaranya yaitu Kepala Kamar Mesin, Mualim 1, masinis I, serta formulasinya mengatur dengan jabatan dan style kapal. Sementara formulasinya menyesuaikan dengan jabatan dan jenis kapal.

 

4. Tunjangan Profesi

Tunjangan ini spesifik untuk para dokter dan perawat yang bertugas di atas kapal. Formulasinya sesuai dengan jabatan profesi.

 

5. Tunjangan Cuti

Tunjangan cuti untuk nakhoda dan anak buah kapal atas cuti tahunan. Besarannya sedikitnya satu kali total gaji secara proporsional bulan terakhir. Tunjangan ini mereka dapatkan pada akhir tahun secara proporsional.

Tunjangan Cuti = Paket gaji (gaji pokok + tunjangan tetap) + tunjangan tetatp (insentif prestasi + tunjangan khusus).

 

6. Tunjangan Pajak Pendapatan

Tunjangan ini pemerintah berikan kepada nakhoda dan anak buah kapal dengan membayarkan potongan PPh pasal 21 memakai metode gross up. Formulasinya sesuai dengan ketetapan perundang-undangan di bidang perpajakan.

 

7. Tunjangan Operasional Pelayanan Angkutan Lebaran, Natal, dan Tahun Baru

Tunjangan ini pemerintah berikan kepada nakhoda dan anak buah kapal yang memberikan layanan kepada penumpang kegunaan menolong angkutan lebaran, natal, dan tahun baru.

Formulasinya yaitu 5% x Tunjangan Tetap x hari peak season.

Contohnya: Nakhoda kelas jabatan 3 untuk kapal kapasitas 3.000 penumpang = 5% x Rp 6.060.673 x 30 hari = Rp 9.091.009

 

Daftar Gaji Pelayaran Berdasarkan Posisinya

Sama seperti profesi dan pekerjaan lainnya, besaran gaji pelayaran terkait dari tingkatan dan besarnya tanggung jawab. Semakin tinggi posisi, makin tinggi pula besaran pendapatan yang mereka dapatkan. Berikut adalah daftar gaji pelayaran berdasarkan posisinya:

1. Gaji Perwira Dek

Perwira dek merupakan seorang perwira kapal yang bertugas di departemen dek, meliputi:

1. Nahkoda

Profesi nakhoda tentu memegang tanggung jawab yang besar atas kinerja awak kapal lain selama berlayar. Seorang nakhoda bertanggungjawab penuh pada keselamatan dan keamanan penumpang serta awak kapal. Maka dari itu, nakhoda harus melaporkan situasi dan kondisi dalam kapal saat berada dalam kondisi darurat.

Nakhoda juga harus meyakinkan bahwa operasi pelayarannya sudah sesuai dengan ketetapan dan hukum yang berlaku. Dengan demikian, tak heran kalau gaji seorang nakhoda dapat mencapai angka Rp 100 juta bahkan lebih.

 

2. Mualim

Jabatan mualim terdiri dari tiga tingkatan, yaitu Mualim 1 (Chief Officer) yang bertanggungjawab memimpin kru kapal.

Mualim 2 (Second Officer) yang bertanggungjawab tentang navigasi kapal, perencanaan, perlengkapan radio sampai kelengkapan medis.

Mualim 3 yang bertugas untuk mengatur, memeriksa, dan memelihara alat-alat keselamatan di kapal.

Gaji Mualim 1 berbeda-beda terkait dari perusahaan yang mempekerjakannya. Tahun 2018, gaji Mualim 1 untuk kapal asing adalah sedikitnya US$6.500 atau sekitar Rp 89 juta pada kurs tahun tersebut. Sementara untuk gaji seorang Mualim 2 paling tinggi adalah kira-kira US$4.800 atau kira-kira Rp 65 juta, dan Mualim 3 US$3.600 atau setara Rp 49 juta.

 

2. Gaji Perwira Mesin

Mekanik kapal adalah seorang teknisi yang bertugas untuk memelihara dan melakukan perbaikan mesin pada bagian dalam dan luar kapal. Teknisi kapal juga bertugas melakukan perbaikan perahu motor, mesin, baling-baling, pompa, dan bagian lain dari kapal. Dalam departemen mesin, terdapat beberapa tingkatan jabatan dengan besaran gaji yang tentu saja berbeda-beda, antara lain:

1. Chief Engineer

Sebagai kepala bagian mesin, Chief Engineer bertugas sebagai penanggungjawab departemen mesin. Gaji seorang kepala mesin kapal berkisar antara US$2.100-US$4.500 atau setara dengan Rp 30 juta sampai Rp 65 juta.

 

2. Masinis

Masinis pada departemen mesin terbagi menjadi tiga tingkatan, di mana masinis 1 bertanggungjawab atas mesin induk.

Masinis 2 bertanggungjawab atas mesin pendukung, dan masinis 3 bertanggungjawab pada mesin pompa.

Gaji pelayaran untuk masinis 1 mulai dari US$3.000-US$5.800 atau kira-kira Rp 43 juta sampai Rp84 juta per bulan.

Sedangkan gaji masinis 2 yaitu sekitar Rp 38 juta sampai Rp 76 juta, dan masinis 3 kira-kira Rp 34 juta-Rp 74 juta setiap bulannya.

 

3. Gaji Rating

Selain nakhoda dan perwira, ada juga rating atau bawahan. Beberapa jabatan yang ada pada posisi rating ini antara lain:

1. Bosun

Bosun atau boat swain merupakan awak kapal dengan pangkat menengah yang bertanggungjawab pada kru dan perlengkapan. Gaji untuk posisi bosun pada kapal lokal berkisar Rp 4 juta-Rp 10 juta. Sedangkan, pada kapal asing berkisar US$1.300-US$2.000 atau setara dengan Rp 18 juta-Rp 28 juta.

 

2. Seaman + Penjelasan

Seaman atau ordinary seaman bertugas pada departemen dek rating biasa. Posisi ini disiapkan untuk menjadi pelaut juru mudi. Untuk mencapai posisi tersebut, seorang seaman harus menjalankan pelayaran selama dua tahun dengan beraneka macam tugas operasi dan perawatan alat-alat dek.

Pada tahun 2017, gaji seorang seaman untuk kapal tanker kecil berkisar antara US$650-US$700 atau kira-kira Rp 7 juta-Rp 9 juta. Sedangkan untuk kapal curah, gaji pelayaran seorang seaman antara US$805-US$1.100 atau Rp 10 juta-Rp 14 juta per bulan. Namun, bayaran tersebut juga terkait dari pengalaman, skill, dan kebijakan perusahaan yang mempekerjakannya.