Bagaimana Cara Membeli Properti?

Saat ini investasi properti tidak hanya dilakukan oleh kalangan kaya, kalangan menengah ke bawah juga berpeluang untuk berbisnis properti. Biasanya kendala masyarakat menengah ke bawah untuk memulai bisnis investasi properti adalah modal.

 Cara Membeli Properti

Lalu bagaimana cara mengajak masyarakat menengah ke bawah untuk berinvestasi properti, berikut beberapa tips dan triknya:

Memanfaatkan pembiayaan bank

Bank menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Rumah Apartemen (KPA) bagi Anda yang merasa tidak memiliki cukup modal. Meskipun bank juga memiliki beberapa persyaratan, namun tidak ada salahnya untuk mencoba.

Baca Juga: cara memasang dispenser sabun

Siapkan uang muka terlebih dahulu

Pemerintah telah memberikan kemudahan bagi kalangan menengah ke bawah untuk dapat memiliki rumah sendiri. Pemerintah juga mengeluarkan program uang muka 1% untuk membeli rumah murah. Perlu dicatat bahwa membayar uang muka yang lebih besar di awal akan mengurangi biaya angsuran yang harus dibayar kemudian.

Pastikan status kredit

Sebelum mengajukan KPR atau KPA, sangat penting untuk memeriksa status kredit Anda di Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia. Jika Anda memiliki kredit/utang yang belum selesai, maka harus dilunasi/dilunasi terlebih dahulu untuk memperlancar pengajuan KPR Anda nantinya.

Memeriksa kekuatan arus kas untuk cicilan

Anda harus memastikan ke bank bahwa Anda memiliki tabungan dan arus kas yang sehat. Anda juga harus meyakinkan diri sendiri untuk berkomitmen membayar cicilan sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
Membandingkan KPR masing-masing bank
Anda perlu membandingkan KPR dan KPA dari beberapa bank, kemudian memilih KPR Bank yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, seperti suku bunga yang kompetitif dan plafon yang sesuai.
Demikian pembahasan mengenai cara membeli properti, semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga :Review produk alat masak