Apa Itu Black Hat SEO

Black hat SEO, langkah untuk tingkatkan rangking web kamu di Google dengan tehnik yang dipandang “Sampah atau Spamming” oleh Google.

Tehnik itu dipandang menyalahi ketentuan oleh Google yang jelas pasti mempunyai hukumannya.

Apa Itu Black Hat SEO

Tehnik Black Hat mencakup keyword/ kata kunci, penyelubungan, dan memakai jaringan link individu.

Ada dalam hasil penelusuran benar-benar sangat penting untuk perkembangan usaha, tapi ada langkah yang salah dan benar saat lakukan optimisasi mesin perayap. Seni gelap black hat SEO ialah langkah yang keliru. Memakai tehnik black hat SEO bisa jadi untuk beberapa situs feeder sepanjang 3 sampai empat bulan. Selebihnya harusnya betul-betul disetop.

Tehnik Black Hat SEO yang Harus Dijauhi

Black hat SEO merujuk pada beberapa tindakan atau tehnik yang sudah dilakukan untuk tingkatkan rangking sebuah situs atau halaman web pada mesin pencari dengan cara yang menyalahi kaidah mesin pencari.

Kata Black hat SEO datang dari beberapa film barat di mana orang jahat selalu kenakan topi hitam dan yang bagus menggunakan topi putih.

Walau Black hat SEO bisa lewat cara instant tingkatkan rangking situs, tetapi risiko yang dibuat tidak sepadan. Sadarkah kamu jika mengaplikasikan tehnik black hat SEO pada web bisa mengakibatkan situsmu di banned dari mesin pencari, yang disebut lajur pendapatan kamu di internet.

berikut ini ada daftar beberapa tehnik black hat SEO yang harus kamu ketahui dan jauhi bila webmu masih ingin tampil di google. Ingat, daftar-daftar ini diperuntukkan untuk pembelajaran saja. Tidak untuk di praktikkan.

Hidden teks dan Link ialah tehnik black hat yang sudah dilakukan dengan sembunyikan teks dan link supaya tidak kelihatan disebelah pemakai, tapi dapat dipandang dan di crawl oleh bot mesin pencari dengan arah memperoleh rangking tinggi pada hasil penelusuran.

Saksikan? menyelipkan link rahasia pada pertanda titik. Umumnya di di dalam link itu di input banyak tipe kata kunci yang di bidik.

Yang lebih menjengkelkannya kembali, tehnik ini bisa juga dilaksanakan dengan lain, yakni memperkecil ukuran huruf jadi “0” atau memakai warna font yang serupa dengan warna latar belakang web / artikel.

Kata kunci stuffing ialah perlakuan isi satu content dengan kalimat yang tidak patut buat memperoleh rangking yang lebih bagus di mesin pencari seperti google.

Misalkan menambah beberapa macam kata yang sebetulnya kelihatan cuman seperti mengulang-ulang kata saja. Kata kunci stuffing sebagai perlakuan yang bisa mengusik pengalaman pengguna situs kamu juga.

Google memandang kata kunci stuffing seperti cuman mengulang-ulang kata yang didengar tidak lumrah. Berikut contoh kata kunci stuffing pada content situs yang kemungkinan kamu sempat juga menyaksikannya :

” Kami jual jaket jeans, jaket jeans ialah tipe pakaian yang kami jual. Bila kamu ingin beli jaket jeans kami, silakan kontak salah satunya toko jaket jeans kami “.

Kalimat di atas seperti rekaman suara yang telah hancur untukmu. Google bisa secara mudah mengenal skema kata mirip contoh di atas. Karena itu, sebaiknya kamu lebih konsentrasi pada topik content dengan cara alamiah dan mengucur apa yang ada, dibanding memakai kata kunci yang berkali-kali pada sebuah paragraf.

Paid Link atau link berbayar ialah perlakuan beli atau jual link dari atau ke satu web dengan rangking yang tinggi. Tipe tehnik ini umumnya kerap dipakai pada beberapa web startup yang ingin selekasnya memperoleh rekam jejak di mesin perayap.

Google benar-benar larang keras perlakuan jual-beli satu link. Bila kedapatan, baik web sang konsumen atau sang penjual link akan sama terserang finalti, atau bahkan juga di-banned tetap dari mesin pencari.

Jika kamu baru ketahui jika paid link sebagai perlakuan illegal, seharusnya kamu selekasnya stop melakukan. Kamu dapat memakai tools Google Search Console seperti Disavow Link untuk hapus beberapa link itu.

Data Terancang dikenal juga sebagai Rich snippet atau Schema. Ini membuat kamu dapat atur penampilan kontenmu pada hasil penelusuran mesin pencari.

Rich Snippet dapat berbentuk menambah susunan data seperti podcast, resep, buku antara produk dan jasa yang lain. Umumnya yang terkenal adalah Rich Snippet sejenis ulasan Palsu.

Contoh kasusnya :

Umumnya seorang mempraktikan ini dengan beli ulasan seseorang supaya website-nya dikasih bintang 5. Dengan begitu penampilan website-nya akan kelihatan lebih mencolok dan dipercayai bila dibanding dengan web lain di penampilan hasil mesin pencari.

Berikut ini ialah contoh Rich Snippet :

Sama dengan namanya, duplikasi konten atau perlakuan mengikuti (Copy + Paste) satu content dari sebuah web. Tehnik black hat SEO ini sering diterapkan sebagai jalan singkat karena malas membuat content yang orisinal. Walau sebenarnya mesin pencari seperti Google lebih sukai artikel yang unik dan inovatif dibanding sekedar copy-paste.

Bila ini terjadi di website-mu dapat mengakibatkan Googlebot kebingungan. kamu dapat memakai Tag Canonical untuk tentukan mana content yang ingin kamu hadirkan.

Semenjak goolge meng-update algoritmenya, tehnik ini tidak efisien kembali. Ada instansi khusus (DCMA) yang tangani kasus ini, semua laporan yang masuk akan diolah dalam kurun waktu lebih kurang tiga hari.

Maka mulai saat ini lakukan buat content yang orisinal dengan melatih berpikiran inovatif.

Cloacking ialah tehnik yang dipakai untuk menipu mesin perayap. Bila yang diketahui ialah robot mesin perayap, maka ditujukan ke halaman yang berkaitan. Tetapi bila pengunjungnya sebagai manusia, karena itu ditujukan ke halaman yang lain.

Misalkan semacam ini:

Kamu cari info dengan kata kunci “Belajar SEO” pada browser google kamu. Nanti bakal tampil 10 web hasil penelusuran paling atas, tetapi saat kamu click salah satunya websitenya, kamu ditujukan ke halaman content yang tidak terkait dengan SEO sama sekalipun.

Doorway Pages Nyaris serupa dengan tehnik cloacking.

Langkah kerjanya semacam ini :

Optimasi satu halaman secara baik supaya bisa duduk di halaman pertama. Sesudah sukses, selanjutnya lakukan redirect . Maka, pengunjung tidak memperoleh info sesuai yang diharap.

Link Farm ialah panggilan untuk suatu website yang memiliki link ke situs lain (outbound link). Tidak ada kejelasan berapakah persisnya jumlah link itu.

Google sekurang-kurangnya sukai dengan halaman website yang kebanyakan link ke luar karena akan dipandang spamming. Google benar-benar menganakemaskan pencarinya untuk mengantar mereka ke website yang mempunyai content berkualitas.

Oleh karena itu, hal paling penting untuk dilaksanakan ialah lakukan sortir link mana yang bagus untuk website. Link ke situs atau website yang berkualitas dari sisi reputasi pasti jadi hal yang penting diperhitungkan nomor satu.

Seterusnya, jika memang usaha ini kelihatannya membahagiakan buat faksi yang mempunyai rangking semakin tinggi, kita bisa untuk tukar link dengan alamat yang lain mempunyai kemiripan dengan topik yang kita urus.

Automatically generated konten sebagai langkah untuk membuat content secara automatis dengan memakai software tertentu. Umumnya dengan ini content yang dibuat tidak nyaman untuk dibaca pemakai tetapi tentu saja Google masih tetap sanggup membaca content itu.

Contoh tehnik Automatically generated konten ini ibarat content yang diterjemah memakai tools seperti Google Terjemahkan dan content itu di-publish tanpa di-review lebih dulu.

Bila kamu baca,hal tersebut akan kelihatan sekali bahasa yang dipakai benar-benar kaku dan tidak dicatat secara alami.

Sneaky redirects merujuk pada peralihan halaman ke halaman yang lain yang terjadi secara automatis dengan memakai script tertentu seperti JavaScript atau Meta Refresh.

Seperti tehnik Cloaking , Sneaky redirects dipandang sebagai langkah yang menipu pengunjung dan mesin perayap karena Sneaky redirects sudah berusaha untuk

tampilkan content yang lain ke pemakai dan GoogleBot.

 

 

Baca Juga :Jasa pembuatan website profesional

Sumber : Jasa pembuatan website terbaik di Indonesia