3 tips mengurangi sampah kemasan plastik

Sampah plastik merupakan masalah besar bagi lingkungan dan konsumen. The Guardian (1) melaporkan bahwa delapan dari 10 konsumen mencoba mengurangi sampah plastik mereka dan lebih dari setengahnya sekarang bersedia membayar harga yang lebih tinggi untuk kemasan ramah lingkungan.

Perubahan sikap berarti bahwa lebih dari separuh konsumen akan menolak plastik sekali pakai seperti sedotan minuman dan kantong plastik belanjaan, dan sampah plastik sama-sama mengkhawatirkan publik Indonesia. Walaupun banyak bisnis kuliner lokal yang menggunakan kemasan standing pouch untuk meningkatkan estetika dalam penjualan.

Ini semua menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat tentang polusi plastik. Oleh karena itu, sebagai bisnis yang bertanggung jawab, masuk akal untuk mengatasi hal ini dan menanggapi kekhawatiran konsumen.

Membuat pilihan yang tepat tentang kemasan Anda, termasuk penggunaan dan limbah plastik, yang sesuai untuk bisnis Anda dapat membantu Anda menjadi lebih berkelanjutan.

Lantas, bagaimana cara mengurangi sampah plastik?

Beralih ke alternatif non-plastik

Ada ratusan, bahkan ribuan, alternatif kemasan non-plastik yang tersedia. Melakukan pertukaran yang tepat dapat membantu Anda segera menurunkan jumlah plastik yang Anda gunakan dalam rantai pasokan Anda dan karenanya limbah yang dihasilkan. Contohnya meliputi:

  • Bantalan kertas dan pengisi rongga vs. bantalan udara
  • Kantong surat yang terbuat dari kertas dan bukan plastik
  • Bungkus gelembung kertas
  • Loosefill berbasis pati
  • Pita berbasis kertas

Ganti dengan bahan plastik yang lebih ringan atau yang direkayasa ulang dengan bobot lebih ringan atau mengandung konten daur ulang

Jika plastik tidak dapat dihilangkan seluruhnya, Anda dapat mempertimbangkan material yang direkayasa ulang. Memilih plastik yang mengandung kandungan daur ulang tinggi adalah alternatif lain. Menggunakan konten daur ulang mengurangi sampah yang dibuang ke TPA atau dibakar.

Tinjau proses pengemasan atau aplikasi material Anda

Jika Anda menggunakan kemasan plastik jenis apa pun, sebaiknya tinjau ulang cara penggunaannya. Ini dapat membantu Anda mengidentifikasi peluang untuk mengurangi jumlah bahan yang digunakan dan limbah yang dihasilkan.

Dimana proses manual sedang digunakan, aplikasi material dapat bervariasi antara pengepak. Beberapa mungkin menggunakan terlalu banyak, beberapa mungkin menggunakan terlalu sedikit. Memberikan pedoman pengepakan dapat membantu mengelola ini. Namun, untuk kontrol yang lebih ketat atas penggunaan kemasan, peralatan semi atau otomatis penuh adalah jalan ke depan.

Misalnya, menggunakan mesin pita kertas yang diaktifkan dengan air / dilekatkan membantu pelanggan kami mengurangi penggunaan pita hingga 75% dan menghilangkan plastik dari proses pengemasan mereka sepenuhnya. Klik untuk studi kasus selengkapnya.

Dampak perubahan berkelanjutan

Mengurangi jumlah sampah plastik yang Anda buat akan bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menawarkan keuntungan lain.

Menggunakan bahan yang lebih ringan dapat membantu meningkatkan biaya transportasi dan menurunkan emisi, serta meninjau proses Anda dapat meningkatkan produktivitas juga. Anda juga akan mendukung tujuan CSR Anda.